RSS





1. Tidak berhijab (menutup aurat).

Allah berfirman, yang artinya: “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: ”Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59).

Allah Ta’ala juga berfirman, yang artinya: “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur: 24).

2. Menyambung rambut / memakai konde.

Dari Asma’ binti Abi Bakr, ada seorang perempuan yang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Telah kunikahkan anak gadisku setelah itu dia sakit sehingga semua rambut kepalanya rontok dan suaminya memintaku segera mempertemukannya dengan anak gadisku, apakah aku boleh menyambung rambut kepalanya. Rasulullah lantas melaknat perempuan yang menyambung rambut dan perempuan yang meminta agar rambutnya disambung” (HR Bukhari no 5591 dan Muslim no 2122).

3. Mewarnai / menyemir rambut dengan warna hitam.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga.” (HR. Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Hibban dalam shahihnya, dan Al Hakim. Al Hakim mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim).

4. Mencabut uban.

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah mencabut uban. Tidaklah seorang muslim yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat nanti.” (HR. Abu Daud dan An Nasa’i. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shagir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

5. Memakai bulu mata palsu.

Fatwa: "...Menurut hemat saya, tidak diperbolehkan memasang bulu mata buatan (palsu) pada kedua matanya, karena hal tersebut sama dengan memasang rambut palsu, dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melaknat wanita yang memasang dan yang minta dipasangi rambut palsu. Jika Nabi telah melarang menyambungkan rambut dengan rambut lainnya (memasang rambut palsu) maka memasang bulu mata pun tidak boleh. Juga tidak boleh memasang bulu mata palsu karena alasan bulu mata yang asli tidak lentik atau pendek. Selayaknya seorang wanita muslimah menerima dengan penuh kerelaan sesuatu yang telah ditakdirkan Allah, dan tidak perlu melakukan tipu daya atau merekayasa kecantikan, sehingga tampak kepada sesuatu yang tidak dimilikinya, seperti memiliki pakaian yang tidak patut dipakai oleh seorang wanita muslimah..." (Disampaikan dan didiktekan oleh Syaikh Abdullah Bin Abdurrahman al-Jibrin. Sumber : Fatwa-Fatwa Terkini jilid 3, hal. 80-81 cet, Darul Haq, Jakarta.)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS



Di sisi lain, hadits di atas menerangkan mulai dari dampak kerusakan yang lebih besar kepada dampak kerusakan yang jauh lebih besar lagi. Bahaya zina membawa dampak kerusakan bagi kemaslahatan alam. Ketika wanita berzina, ia membuat seluruh keluarganya, baik suami maupun kerabatnya menanggung aib. la juga membuat mereka malu, jika ia sampai hamil akibat zina. Apabila ia membunuh anaknya, berarti ia telah melakukan zina sekaligus pembunuhan. Jika ia menanggungkan bayinya ke suami, berarti telah ia memasukkan orang asing dalam keluarganya hingga ia pun menjadi ahli waris, padahal bukan keluarganya. N asahnya dinisbatkan kepada mereka padahal bukan termasuk keturunan mereka, dan lain sebagainya yang termasuk kerusakan akibat zina. 

Adapun zina orang laki-laki juga berarti mencampuradukkan nasal) dan merusak serta menghancurkan kehormatan perempuan suci. Di samping menghancurkan kehidupan alam barzakh dan akhirat, dosa besar ini juga mendatangkan kehancuran dunia dan agama. Berapa banyak keharaman yang diterjang, hak-hak yang iaabaikan, dan kezhaliman yang dilakukan akibat zina?! 

Di antara dampak khusus zina adalah membuat miskin, menjadikan wajah muram, dan mendapatkan laknat dari manusia bagi pelakunya. Di samping itu, zina juga dapat membuat hati menjadi resah dan sakit, meski tidak sampai mati. Zina juga .membuat hati menderita, susah, sedih, khawatir, menjauhkan pelakunya dari Tuhan dan mendekatkannya kepada setan. 

Tidak ada bahaya yang lebih besar daripada zina setelah bahaya akibat pembunuhan. Oleh karena itu, Allah mensyariatkan hukuman mati atasnya dengan bentuk yang paling keji, paling buruk, dan paling menyakitkan. Seorang hamba yang mendengar bahwa istrinya mati terbunuh masih jauh lebih ringan daripada ketika mendengar istrinya telah melakukan zina. 

Sa'id bin Ubadah Ra. berkata, "Seandainya aku melihat seorang lelaki bersama istriku, pasti aku akan menebasnya dengan pedang tanpa ampun." Ketika ucapannya itu terdengar oleh Rasulullah, beliau Saw. bersabda, "Adakah kalian heran dengan kecemburuan Sa'id? Demi Allah, aku lebih pencemburu daripada dia, dan Allah lebih pencemburu daripada aku. Karena itu, Dia mengharamkan perbuatan keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.( HR. Al-Bukhari dan Muslim )" 

 Diriwayatkan dalam Shahih al-Bukbaridan Muslim bahwa Nabi Saw bersabda, "Sesungguhnya, Allah memiliki rasa cemburu dan orang beriman juga memiliki rasa cemburu. Kecemburuan Allah itu muncul ketika manusia melakukan perkara yang diharamkan baginya." 

Dalam Shabib al-Bukhari dan Muslim diriwayatkan juga bah¬wa Rasulullah Saw. bersabda, "Tidak ada seorang pun yang lebih pencemburu daripada Allah. Oleh karena itu, Dia mengharam¬kan perbuatan keji, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Tidak ada yang lebih menyukai alasan daripada Allah. Maka dari itu, Dia mengutus para utusan-Nya sebagai pemberi kabar gem¬bira dan peringatan. Tidak ada seorang pun yang lebih menyukai pujian daripada Allah. Karena itu, Dia memuji diri-Nya sendiri." 

Dalam kitab yang sama, diriwayatkan bahwa dalam khutbah shalat gerhana, Rasulullah Saw. bersabda: “Wahai umat Muhammad, demi Allah, (idak ada seorang pun yang lebih pencemburu daripada Allah di kala hamba-Nya berzina atau kala umat-Nya berzina. Wahai umat Muhammad, demi Allah, andaikan kalian tahu apa yang aku ketahui, pasti kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis." Kemudian, beliau Saw. mengangkat tangannya sembari mengatakan, "Ya Allah, sudah aku sampaikan." 

Secara khusus, dosa besar ini dijelaskan seusai shalat gerhana memberikan rahasia tersendiri bagi mereka yang mau merenungkannya. Merajalelanya perzinaan merupakan salah satu tanda kehancuran dunia dan termasuk di antara tanda-tanda hari kiamat. 

Dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim,, diriwayatkan dari A nas bin Malik Ra. berkata, "Saya akan menuturkan kepada kalian sebuah hadits yang tidak akan disampaikan seorang pun setelahku. Aku mendengar Nabi Saw. bersabda, 'Termasuk di antara tanda-tanda hari kiamat adalah ilmu dicabut, kebodohan merebak, diminumnya khamar, zina merajalela, laki-laki menjadi sedikit, perempuan menjadi banyak hingga jumlahnya mencapai lima puluh perempuan dibanding satu laki-laki." 

Ketentuan Allah Swt. berlaku terhadap semua makhluk-Nya bahwasanya Dia sungguh amat murka kala zina telah merajalela. Ketika kemurkaan-Nya menjadi semakin dahsyat, pastilah hu¬kuman ditimpakan ke bumi sebagai akibatnya. 

Abdullah bin Mas'ud berkata, "Ketika riba dan zina merebak di suatu daerah, niscaya Allah menghendaki kehancuran bumi itu." 

Ada di antara rahib kaum Bani Israil yang melihat anaknya sedang bercumbu dengan perempuan. Ia lalu berkata, "Tahanlah dulu!" Kemudian, ia pun tersungkur dari tempat tidurnya dan jaringan saraf tulangnya putus. Si perempuan mengalami keguguran. Dikatakan kepadanya, "Cuma seperti itukah kemarah- anmu demi Aku (Allah)? Sungguh, sama sekali tidak ada kebaikan pada golonganmu selamanya." 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Software penambah saldo rekening ( SPSR ) , Penipu dengan gaya abal abal


Pasti kalian bertanya tanya kenapa mamang posting postingan ini ? , padahalkan kemaren mamang yang ngeposting kebagusan dan keindahan setelah menginstal software ini ato bisa di bilang mamang adalah publishernya software ini . eits simpan dulu pertanyaan kalian semua , biar mamang jelasin dulu semuanya , simak baik baik dulu yah .

Sebelumnya mamang minta maaf dulu yang sebesar besarnya karena postingan kemarin , karena mamang juga telah tertipu dengan software ini dan ingin mengem balikan modal yang mamang keluarkan akibat software tersebut .
alasan mamang mamang ngeshare ini adalah mamang kasian sama mereka yang nantinya akan tertipu dengan abal abal software ini .
sebenarnya software ini adalah software spam , maksutnya secara logika sebenernya ini bukanlah software sungguan , gini penjelasannya software ini semacam pengalih dan ketika kita buka software ini sebenernya kita hanya di tujukan kepada website SPR tersebut .

Ini kata kata abal abal yang mereka tampilkan :

Hanya dengan Menginstall Software Ini ke
PC / Komputer / Laptop Anda, dan Melakukan Sedikit “TRIK RAHASIA“, Maka Saldo Rekening Bank Anda Akan Bertambah Ratusan
Ribu Hingga Jutaan Rupiah Per Hari..!!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS